STIP Jakarta

Jumat, 28 April 2017 19:08

Berita Utama



Kerja Bakti Bersama Taruna, Pegawai,Dosen Dan Masyarakat Sekitar STIP

(10/02) Pada hari ini dilaksanakan kegiatan kerja bakti oleh Taruna/i STIP dan pegawai fungsional, dihadiri pula oleh Ketua STIP dan Lurah Marunda. Pada kesempatan ini Lurah Marunda memberikan sambutan kepada selutuh civitas STIP bahwa merasa bangga dengan adanya kegiatan ini, serta berharap melalui kegiatan bersih lingkungan ini maka taruna/i STIP akan semakin dekat dan semakin cinta dengan lingkungan dan berusaha menjaganya.

 Ketua STIP, Capt. Marihot Simanjuntak, MM, menegaskan bahwa keberadaan STIP di kelurahan Marunda harus juga membawa dampak positif terhadap lingkungan, juga terhadap masyarakatnya. Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini adalah salah satu cara mendekatkan civitas STIP dengan lingkungan dan masyarakat Marunda dan sekitarnya. Bersih-bersih lingkungan ini mencakup wilayah kelurahan Marunda, sampai ke pantai Marunda. Tim P3M juga telah berkoordinasi dengan PPSU.

Komentar salah seorang anggota Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), Supri, senang dan merasa terbantu pekerjaan. Juga kesempatan yg baik mengenal taruna lebih dekat. Baik-baik ternyata, gak seperti yg keliatan.Kegiatan hari ini juga diawali dengan senam bersama seluruh pegawai, dosen, dan taruna-taruni STIP. Meskipun hujan, semua peserta menikmati momen kebersamaan dengan penuh rasa kekeluargaan.

Add a comment
 

Bakti Sosial Dalam Rangka Dies Natalis Ke-60

(09/02) Dalam rangka dies natalis STIP yg ke - 60, STIP mengadakan rangkaian bakti sosial di lingkungan Marunda. Hari ini pembagian sembako kepada 150 keluarga dari wilayah rusun Marunda di sport hall STIP. Dilanjutkan besok dengan kegiatan bersih lingkungan. Mulai dari depan STIP sampai ke pinggir laut Marunda. Dibagi 4 kelompok. Kegiatan ini melibatkan pejabat struktural dan fungsional serta seluruh dosen dan taruna. Juga akan ada kegiatan donor darah oleh pegawai dan taruna STIP.


Capt. Marihot Simanjuntak, MM mengatakan dalam pidatonya ini adalah bentuk partisipasi STIP berbagi dan membangun lingkungan masyarakat sekitar kampus, juga terkait dengan salah satu dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Kami juga ingin bersilaturahmi dengan warga sekitar dan meminta doa dan dukungan dari penduduk untuk berkembang bersama STIP. Salah seorang warga, ibu Aminah (42 thn), warga Bidara, sangat senang dengan adanya kegiatan ini, merasa terbantu. "Anak saya pengangguran, rencananya juga mau ikut Diklat gratis yg diadakan STIP."

Add a comment
 

Seminar Motivasi Taruna STIP Oleh Prof. Rheinald Khasali

(08/02) Dalam rangka pengembangan pribadi taruna-taruni dan dosen di lingkungan STIP diadakan seminar motivasi dengan tema “Mengubah Mental Superior Menjadi Mental Pelayan dan Pengayom” ini menghadirkan Prof. Rhenald Kasali, P.Hd sebagai pembicara. Sebanyak 578 taruna dan taruni serta 51 dosen di STIP mengikuti seminar ini.

PLT Ketua STIP Capt Marihot Simanjuntak. M.M., menjelaskan bahwa acara ini dilaksanakan terkait musibah yang terjadi beberapa waktu yang lalu di STIP. Melalui kegiatan ini diharapkan Taruna beserta seluruh komponen di STIP dapat berubah menjadi lebih baik ke depannya dan berorientasi melayani dan mengayomi.“Harapan kami lewat pelatihan atau seminar seperti ini, taruna-taruni dan dosen serta pegawai dapat bertransformasi ke arah yg positif. Memiliki mindset yg berorientasi melayani dan mengayomi, seperti orang tua terhadap anak, seperti kakak terhadap adik-adiknya.” Jelasnya. Dalam seminar ini Prof. Rheinal Kahasali menjelaskan betapa pentingnya kreativitas dan inovasi. Menurutnya persaingan di masa depan bukanlah lagi antara manusia dengan manusia, namun teknologiah yang menjadi tantangan dimana nantinya banyak pekerjaan manusia yang dapat tergantikan oleh robot. Menjadi pelaut yang kreatif dan inovatif adalah bekal mengahadapi masa depan.

“Di Era akhir zaman, era perubahan Taruna harus paham bahwa tantangannya jauh lebih sulit, persaingan lebih berat, jumlah penduduk semakin banyak. Teknologi semakin digitalized, profesi juga berubah, teknologi akan memimpin. Pekerjaan digantikan robot. Perlu kecerdasan-kecerdasan yang kreatif dan inovatif.”Ungkap Rheinald Khasali. Rheinald Khasali juga mengingatkan bahwa kekerasan sudah tidak dapat lagi digunakan. Pelaut merupakan profesi yang memerlukan seni dan melibatkan rasa.  Sekarang bukan lagi masanya menggunakan kekerasan tetapi harus mengembangkan 'rasa' sesuatu yg tidak bisa digantikan mesin. Seminar ini merupakan bagian dari penataan kembali kampus STIP untuk mengembalikan kondusifitas kegiatan belajar dan mengajar di STIP. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, beberapa waktu lalu menegaskan, bahwa perlunya antisipasi kekerasan di kampus dan menanamkan budaya kebersamaan serta kekeluargaan di sekolah yang ada di lingkungan Kemenhub.

Add a comment
 

Peran STIP Dalam Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim

(6/2), Hari ini pada  pukul 15.00 - 17.30,  Laksamana TNI (Purn) Dr. Marsetio, selaku Ketua Komite Kebijakan Publik Kemenhub, juga sebagai utusan khusus (special envoy) Republik Indonesia untuk IMO, memberikan kuliah umum mengenai peran STIP dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia kepada 724 taruna-taruni STIP. Bertempat di auditorium STIP, taruna-taruni semester 3 dan 7 mendapatkan penjelasan mengenai isu-isu poros maritim.

Dalam kesempatan ini Laksamana TNI (Purn) Dr. Marsetio memberikan pemahaman mengenai poros maritim dunia, agar taruna paham betul peran STIP di dalamnya. "Kesadaran akan pendidikan berstandar dunia, dengan lulusan yg siap pakai dan mengerti hukum-hukum yg berlaku di bidang maritim sangat penting bagi setiap calon pelaut muda ini," ujarnya.

Mengenai ini Ketua STIP, Capt. Marihot Simanjuntak, MM, menambahkan bahwa  kuliah umum seperti ini dilaksanakan setiap bulan dengan menghadirkan praktisi-praktisi di bidang maritim. "Kita juga akan menghadirkan pejabat-pejabat dari Kementerian Perhubungan, seperti Ka BPSDM, Dirjen Hubla, dan Sekjen Kemenhub.Tujuannya adalah untuk memberikan wawasan yg lebih luas tentang dunia maritim kepada taruna-taruni STIP, juga memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan tokoh atau praktisi kemaritiman di Indonesia.
"Kali ini kami merasa terhormat berhasil mengundang Laksamana TNI (Purn) Dr. Marsetio, selaku utusan khusus Indonesia di IMO. Kami yakin taruna-taruni STIP akan mendapatkan manfaat sebesar-besarnya,"  tutup Capt. Marihot Simanjuntak, MM.

Add a comment
 

Program Rekrutmen Cadet Goes to Campus Dari PT Pertamina (Persero)

 Jakarta (06/2) ,PT Pertamina (persero) mengadakan Program Rekrutmen Cadet Goes To Campus di STIP Jakarta. Tes yang dimulai dari hari Senin – Selasa ini bertempat di kampus STIP, dengan diikuti sebanyak 61 taruna/i tingkat 2 yang terdiri dari 30 jurusan nautika dan 31 jurusan teknika.
Taruna/i yang mengikuti tes ini merupakan para taruna/i terbaik pada jurusan nautika dan teknika. Tes pada kegiatan ini sendiri terbagi menjadi dua tahap yaitu tes Akademik dan wawancara langsung.

Dalam seleksi ini akan dipilih 16 orang taruna terbaik, nantinya para taruna/i yang lulus seleksi ini akan mengikuti praktek laut di kapal-kapal Pertamina selama 1 tahun (semester 5 dan 6), apabila dinilai baik, setelah lulus akan langsung direkrut sebagai perwira di kapal-kapal Pertamina.